Berbicara soal Rainbow alias Pelangi, pastinya yang ada dibayangan kita itu fenomena alam yang terjadi sesudah hujan yang menarik perhatian pengamantnya, karena pelangi itu indah dipandang mata. Kembali lagi ke Sang Pencipta Alam Semesta ini, segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah swt ,terbentuk dengan sempurna :)
APA ITU PELANGI?
Pelangi adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.
Fenomena alam ini biasanya hanya muncul sehabis hujan. Begitu indah sehingga menginspirasi banyak lagu, dongeng dan legenda. Tapi, dari kacamata sains pelangi sangat sederhana. Cahaya matahari merupakan cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup menyerap paling tidak tujuha warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Panjang gelombang ini membentuk pita garis-garis parallel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spectrum. Di dalam spectrum, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.Pelangi tidak lain adalah busur spectrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butiran-butiran air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia akan membias. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke satu sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air. Cahaya keluar kembali dari tetesan air kea rah yang berbeda, bergantung pada warnanya. Warna-warna pada pelangi ini tersusun dengan merah paling atas dan ungu paling bawah pada pelangi.
Kunci terjadinya pelangi adalah pembiasan cahaya. Ketika dibiaskan, cahaya akan berubah arah. Biasanya pembelokan ini terjadi ketika cahaya pindah dari satu medium ke medium yang lain. Hal ini terjadi karena cahaya bergerak dengan kecepatan berbeda dalam medium berlainan. Ketika memasuki prisma kaca, cahaya akan dibelokkan. Begitu pula tetesan air hujan dapat membiaskan dan membiaskan cahaya mirip sebuah prisma. Dalam kondisi yang tepat, pembiasan cahaya ini membentuk pelangi.
Pelangi biasanya terjadi saat hujan gerimis atau setelah hujan lebat berhenti. Setelah hujan lebat berhenti, udara dipenuhi oleh uap-uap air. Selain itu, pelangi bisa tercipta pada genangan minyak. Terkadang pada kondisi tertentu, seberkas cahaya putih diselimuti oleh pelangi. Pelangi bisa terjadi dimana dan kapan saja asal melibatkan tiga sekaligus sifat cahaya, yaitu refleksi (pemantulan), refraksi (pembiasan) dan difraksi.
Kita hanya bisa melihat pelangi maksimal setengah lingkaran. Untuk melihat pelangi yang utuh satu lingkaran, maka kita harus berdiri di tempat yang lebih tinggi. Lazimnya, pelangi berbentuk lingkaran, bukan parabola seperti anggapan beberapa orang. Di tanah, kita hanya melihat maksimal pelangi setengah lingkara. Kalau kita berdiri di atas hujan, misalnya di pesawat terbang, maka kita bisa melihat pelangi satu lingkaran utuh. Ini semua disebabkan oleh geometri optik dalam proses penguraian warna. Dengan geometri optik ini, kita juga bisa menjelaskan garis lurus yang melewati mata kita dan matahari yang juga melewati titik pusat lingkarang pelangi.
Karena pelangi tercipta melibatkan jarak pengamat dengan tetesan air, maka pelangi selalu bergerak mengikuti pergerakan pengamat. Ini membuat jarak kita tidak pernah bisa mendekati pelangi.
Pelangi merupakan satu-satunya gelombang elektromagnetik yang dapat kita lihat. Ia terdiri dari beberapa spektrum warna. Di antara warna tersebut adalah merah, kuning, hijau, biru, nila dan ungu dan sebenarnya ada beberapa warna lain yang tidak dapat kita lihat langsung dengan mata.
Warna merah memiliki panjang gelombang paling besar, sedang violet memiliki panjang gelombang terkecil. Ketika kita melihat pelangi sama saja dengan ketika kita melihat spectrum. Bahkan pelangi adalah spektrum melengkung besar yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari.
JENIS-JENIS PELANGI
Ada 9 jenis pelangi yaitu:
1. Classic Rainbow
Pelangi Alam terdiri dari enam warna: merah, oranye, kuning, hijau, biru dan ungu. Intensitas warna masing-masing mungkin karena berbagai kondisi atmosfer dan waktu (kemudian).
2. Circular Rainbows
Pelangi itu benar-benar terlihat seperti busur lingkaran sempurna (dengan radius tepat 42 derajat, menurut Descartes), meskipun melihat pelangi ini sulit karena tanahnya memiliki kebiasaan menghalangi.

3. Secondary Rainbows
Pelangi primer, sering disertai dengan pelangi sekunder biasanya tipis dan redup daripada pelangi primer. Pelangi sekunder terkenal dengan karakteristik tertentu: spektrum ditampilkan dalam urutan terbalik dari sebuah pelangi primer.

4. Red Rainbows
Red Rainbows biasanya terlihat saat fajar atau senja ketika ketebalan filter atmosfir bumi menjadi biru, meninggalkan lebih merah atau tetesan cahaya oranye mencerminkan dan membiaskan air. Hasilnya adalah pelangi dengan spektrum ujung merah sangat meningkat.
5. Sundogs
Yang paling sering terlihat rendah di langit di hari musim dingin yang cerah, sundogs dibuat ketika matahari bersinar melalui kristal es yang tinggi di atmosfer. Sundogs berwarna merah di bagian dalam dan ungu di bagian luar dengan sisa spektrum ramai di antaranya. Semakin tebal konsentrasi kristal es di udara, semakin tebal pula struktur nya.

6. Fogbows
Fogbows lebih jarang terlihat daripada pelangi karena parameter tertentu yang harus disesuaikan untuk menciptakan mereka. Misalnya, sumber cahaya harus berada di belakang pengamat dan membumi. Juga, kabut di belakang pengamat harus sangat tipis sehingga sinar matahari yang dapat bersinar melalui kabut tebal di depan.

7. Waterfall Rainbows
Kabut air terjun bercampur ke dalam aliran udara konstan atmosfer terus menerus, terlepas dari cuaca. Hal ini membuat sebuah foto teman-air terjun yang sangat baik untuk pelangi! Seleksi pasangan beberapa gambar air terjun paling terkenal yang berbarengan dengan beberapa pelangi menakjubkan.

8. Fire Rainbows
Pelangi ini bukan terbuat dari api, Nama yang benar untuk efek optik yang indah ini adalah “circumhorizontal arc”. Fenomena ini hanya dapat dilihat dalam kondisi spesifik tertentu: awan cirrus, yang bertindak seperti prisma harus setidaknya berada di ketinggian 20.000 kaki dan matahari harus menyorot ketika mereka berada di ketinggian 58-68 derajat. Rainbow Fire tidak pernah terlihat di lokasi lebih dari 55 derajat utara atau selatan.

9. Moonbows
Moonbows, seperti moondogs, adalah mitra untuk pelangi lunar. Mereka juga jauh lebih sulit dilihat karena badai hujan harus berlalu dan, idealnya, bulan purnama yang terang tidak terhalang oleh awan.

SUBHANALLAH..
Penciptaan Allah yang luar biasa, dengan adanya keindahan dunia yang kita nikmati ini maka marilah kita meningkatkan rasa syukur atas apa yang sudah Allah berikan untuk kita ..
Penciptaan Allah yang luar biasa, dengan adanya keindahan dunia yang kita nikmati ini maka marilah kita meningkatkan rasa syukur atas apa yang sudah Allah berikan untuk kita ..
semoga kita semua tergolong orang-orang yang bersyukur akan Nikmat yang Allah berikan terhadap kita ..amin
Sumber :
dan lain-lain :)




